SEBAGIAN besar pria tidak mengetahui lebih banyak dari sekedar menginginkan pasanganya berbaring di tempat tidur dengan kaki terbuka lebar, meninggalkan bagian tubuh wanita favorit lainnya.
Inilah saatnya memfokuskan pada bagian tubuh pasangan yang selama ini mungkin diabaikan. Ketika anda segera memulainya, anda mulai menemukan sensasi seksual lebih banyak dari biasanya.
Hal ini bukan berarti wanita tidak menyukai sentuhan pada bagian tubuh seksual inti, tetapi kadang-kadang waktu membutuhkan mencoba sesuatu yang berbeda, berikut 11 bagian tubuh wanita yang ingin disentuh:
Kepala
Gunakanlah ujung jari dan tengah-tengah jari untuk mengelus pelipis pasangan anda. Kemudian, gunakan tangan untuk memainkan rambutnya sebelum anda menggunakan ujung jari untuk memijit kepala. Lakukan perlahan-lahan. Rebahkan kepala pasangan anda di pangkuan sementara melakukan pijatan untuk melihat dia santai dan reaksi yang apresiatif.
Leher
Tidak masalah anda menggunakan tangan atau mulut, sebagian besar wanita menyenangi ketika anda memindahkan rambut dari satu sisi ke sisi lain dari leher mereka untuk mengelus, mencium dan mengecup.
Punggung
Ketika anda memulai, cobalah yang terbaik untuk tidak hanya mengecup kulitnya saja tetapi perlahan-lahan kecup seluruh rambutnya sampai ke punggung sementara tangan merangkul pinggang.
Paha
Ketika pasangan anda tidak berbusana atau mengenakan busana seksi, lebarkan kakinya dan habiskan beberapa saat untuk menikmati paha dalam dan luar dengan tangan dan bibir. Jangan coba menggigitnya. Dan tetap jauhkan dari vagina. Kecup daerah antara labia luar dan kemudian selesaikan sampai paha bagian atas dengan lidah.
Belakang lutut
Jika pasangan anda terlentang , angkat kakinya, istirahatkan di badan anda dan mulailah anda menelusuri bagian belakang lulutnya. Cium dan kecup perlahan-lahan area tersebut dan sekitarnya. Jika sebaliknya, anda akan jauh lebih mudah. Jangan menggigit karena daerah ini sensitif.
Tangan
Pegang tangannya dengan telapak saling berhadapan dan gunakan kedua jari untuk meraba telapak tangan dengan lembut. Usahakan untuk meraba seluruh tangannya. Letakan jari tengah di mulut anda dan kemut perlahan-lahan dan minta dia untuk lakukan hal yang sama.
Pergelangan tangan
Pegang tangan dengan telapak tangan berhadapan, dan gunakan ujung jari untuk menyusuri pergelangan tangan. Setelah beberapa menit mengelus, gunakan bibir , gigi dan lidah untuk mengecup dan gigit perlahan-lahan bagian dalam pergelangannya.
Telinga
Sampailah anda ke telinga dan bisikan sesuatu seperti, “malam ini adalah malam milikmu dan biarkan telinga ada dihadapan mulut anda. Kecup bagian atas telinga, gigit pelahan-lahan.
Perut
Peluk pinggang pasangan anda dengan kedua tangan dan hirup aromanya ketika hidung dekat dengan perutnya. Kemudian cium perut dari ujung satu ke ujung yang lain, dan secara tiba-tiba biarkan lidah anda menjilatnya.
Pergelangan kaki
Tak peduli anda tengah bercinta atau memulai foreplay, tempatkan pergelangan kakinya di bahu anda dan menyentuhnya adalah cara untuk membuat dia “hidup.” Elus salah satu dengan tangan dan cium dari satu sisi ke sisi lain.
Kaki
Apakah anda masih sedang bercinta atau hanya ingin membantu dia santai setelah hari-hari yang melelahkan? Meraba kaki pasangan akan memberikan nilai tersendiri. Berikan minyak pijatan atau cream di tangan anda, oleskan bersama-sama untuk menghangatkan dan mulailah meraba tapak kaki. Perlahan-lahan naik ke ibu jari kemudian ke tumit.[] (hanyalelaki.com)
Warning !!
Peringatan!!
Banyak mengandung artikel atau informasi untuk khusus DEWASA.
Informasi yang ada di sini bukan sebagai pengganti anjuran dan terapi yang diberikan oleh dokter atau ahli bidang bersangkutan, namun diharapkan dapat menambah pengetahuan Anda. Sebaiknya Anda tetap mengkonsultasikan masalah Anda dengan dokter keluarga Anda atau ahli bidang bersangkutan.
Bila Anda ingin berbagi artikel/ info yang menarik dan sesuai dengan topik blog ini, silahkan berbagi dengan join dan posting ke info_pria@yahoogroups.com.
Semua sumber/ penulis dari pada artikel/ tulisan/ informasi yang dimuat sudah kami usahakan untuk dicantumkan. Bila ada kesalahan harap hubungi kami pada (info_pria-owner[at]yahoogroups[dot]com). Terima kasih.
Informasi yang ada di sini bukan sebagai pengganti anjuran dan terapi yang diberikan oleh dokter atau ahli bidang bersangkutan, namun diharapkan dapat menambah pengetahuan Anda. Sebaiknya Anda tetap mengkonsultasikan masalah Anda dengan dokter keluarga Anda atau ahli bidang bersangkutan.
Bila Anda ingin berbagi artikel/ info yang menarik dan sesuai dengan topik blog ini, silahkan berbagi dengan join dan posting ke info_pria@yahoogroups.com.
Semua sumber/ penulis dari pada artikel/ tulisan/ informasi yang dimuat sudah kami usahakan untuk dicantumkan. Bila ada kesalahan harap hubungi kami pada (info_pria-owner[at]yahoogroups[dot]com). Terima kasih.
LEBIH LENGKAP!! Dapatkan DVD Info-Pria, yang berisikan e-book, kumpulan artikel, software dan lainnya. Lebih rinci klik disini.
Sunday, August 5, 2007
10 Situasi Wanita 'Mood' Bercinta
"Aku lagi ndak mood neh", ucapan yang jelas tak ingin Anda dengar dari pasangan saat mengajaknya bercinta. Banyak pria mengeluhkan pasangan mereka yang sering menolak saat diajak berhubungan seks. Cobalah untuk mengerti pasangan anda, dan tak ada salahnya mengetahui kapankah pasangan anda mengalami masa 'horniest'.
1. Setelah Pertengkaran
Konsep make-up sex bukanlah sebuah mitos. Berdebat sengit dengan kekasih kadang membuat Anda sangat marah membuat darah Anda naik, detak jantung berdetak cepat. Dan saat Anda berdua telah melepaskan semua beban yang mengganjal dada Anda, tak ada hal yang lebih baik selain meredakan amarah dengan merangkulnya, menciuminya penuh gairah dan biarkan emosi Anda yang do the rest. Mungkin kelakukan Anda membuatnya tak nyaman bahkan membuatnya menangis, it's ok. Beri dia waktu menenangkan diri, hapus air matanya dan bercintalah dengannya.
2. Suasana Bahagia
Seperti halnya kemarahan dan kesedihan, kebahagiaan yang berlebihan juga membuat wanita merasa 'mood' untuk bercinta. Saat pasangan mendapat pekerjaan baru, dapat promosi di kantornya, lulus dengan predikat terbaik, mengetahui bakal mendapat momongan, apapun bentuk kebahagiaan tersebut, wanita memiliki gairah dan semangat positif yang berlebihan. So kenapa tak mencoba menggunakan gairah tersebut untuk mengajaknya bercinta.
3. Stress
Stress. Memang bukan hal biasa untuk bercinta, stress selalu dianggap meningkatkan tekanan emosi sampai ke tingkat extrem. Disisi lain stres akan meningkatkan libido wanita. Tak ada salahnya anda mencoba memberikan kehangatan untuk meredakan keteganganya yang dialaminya dan memanfaatkan naiknya intensitas libidonya. Seks juga meredakan sakit kepala yang dialami pasangan karena stress yang dideritanya.
4. Cemburu
Wanita selalu merasa terbakar jika mendengar kekasihnya bermain dengan wanita lain. Satu hal yang sering hinggap di benak pasangan anda adalah: dia selalu berpikir jika Anda adalah miliknya, bukan milik wanita lain. Jadikan apa yang ada dalam benaknya menjadi sebuah keyakinan jika memang Anda adalah miliknya. Jangan membuatnya bingung dan sakit, manfaatkan moment kecemburuan ini dengan melakukan hubungan cinta yang dasyat dengannya.
5. Saat ovulasi
Wanita sangat mudah horny saat berovulasi. So, kira-kira dua minggu dari datang bulan terakhirnya adalah saat yang tepat mengajaknya bercinta. Tapi bukan hal yang mudah jika pasangan anda termasuk dalam kategori datang bulan tak teratur.
6.Pesta
Wanita cenderung mudah horny dalam sebuah situasi romantis. Tak ada salahnya mengajaknya berdansa dengan musik-musik lembut, menuangkannya sedikit minuman memabukkan, dan mulai mencumbunya dengan penuh kelembutan. Dan biarkan dia mencair dalam pelukan anda.
7. Film sexy-romatis
Tak semua wanita menyukai fil=film panas, namun film-film dengan adegan seks yang dibintangi Brad Pitt atau Antonio Banderas bisa membuat mereka bergairah. So tak ada salahnya menyewa film romatis favorit mereka dan jangan pernah lewatkan malam-malam romantis dengan pasangan Anda.
8. Long-distance love
Cinta jarak jauh memiliki potensi besar untuk meningkatkan gairah kehidupan seksual Anda. Berpisah dengan pasangan beberapa hari atau bahkan beberapa minggu membuat Anda dan pasangan saling merindukan satu sama lain. Jarak hanya menghubungkan Anda via komunikasi telepon, so saat Anda dan pasangan bertemu luapan dan gairah cinta yang selama ini Anda pendam akan meledak dan bukan tak mungkin Anda akan mengalami percintaan yang benar-benar luar biasa.
9. Lama menyendiri
Semakin lama wanita tak melakukan seks, semakin menumpuk gairah seksualnya. So jika anda menjalin hubungan dengan wanita yang telah lama hidup sendiri bisa dipastikan andalah yang akan menjadi oase dari kehausan seks nya selama ini.
10. Kreatif
Jika pasangan Anda adalah pribadi yang kreatif, misalnya senang berkreasi di dapur, coba gunakan kesempatan ini untuk merayunya dan melakukan seks yang berbeda dari seks rutin anda. So lain waktu, saat dia sedang menyiapkan makan malam, menyelinaplah ke dapur dan cobalah sedikit 'pre-dinner sex'. (askmen/rita)
1. Setelah Pertengkaran
Konsep make-up sex bukanlah sebuah mitos. Berdebat sengit dengan kekasih kadang membuat Anda sangat marah membuat darah Anda naik, detak jantung berdetak cepat. Dan saat Anda berdua telah melepaskan semua beban yang mengganjal dada Anda, tak ada hal yang lebih baik selain meredakan amarah dengan merangkulnya, menciuminya penuh gairah dan biarkan emosi Anda yang do the rest. Mungkin kelakukan Anda membuatnya tak nyaman bahkan membuatnya menangis, it's ok. Beri dia waktu menenangkan diri, hapus air matanya dan bercintalah dengannya.
2. Suasana Bahagia
Seperti halnya kemarahan dan kesedihan, kebahagiaan yang berlebihan juga membuat wanita merasa 'mood' untuk bercinta. Saat pasangan mendapat pekerjaan baru, dapat promosi di kantornya, lulus dengan predikat terbaik, mengetahui bakal mendapat momongan, apapun bentuk kebahagiaan tersebut, wanita memiliki gairah dan semangat positif yang berlebihan. So kenapa tak mencoba menggunakan gairah tersebut untuk mengajaknya bercinta.
3. Stress
Stress. Memang bukan hal biasa untuk bercinta, stress selalu dianggap meningkatkan tekanan emosi sampai ke tingkat extrem. Disisi lain stres akan meningkatkan libido wanita. Tak ada salahnya anda mencoba memberikan kehangatan untuk meredakan keteganganya yang dialaminya dan memanfaatkan naiknya intensitas libidonya. Seks juga meredakan sakit kepala yang dialami pasangan karena stress yang dideritanya.
4. Cemburu
Wanita selalu merasa terbakar jika mendengar kekasihnya bermain dengan wanita lain. Satu hal yang sering hinggap di benak pasangan anda adalah: dia selalu berpikir jika Anda adalah miliknya, bukan milik wanita lain. Jadikan apa yang ada dalam benaknya menjadi sebuah keyakinan jika memang Anda adalah miliknya. Jangan membuatnya bingung dan sakit, manfaatkan moment kecemburuan ini dengan melakukan hubungan cinta yang dasyat dengannya.
5. Saat ovulasi
Wanita sangat mudah horny saat berovulasi. So, kira-kira dua minggu dari datang bulan terakhirnya adalah saat yang tepat mengajaknya bercinta. Tapi bukan hal yang mudah jika pasangan anda termasuk dalam kategori datang bulan tak teratur.
6.Pesta
Wanita cenderung mudah horny dalam sebuah situasi romantis. Tak ada salahnya mengajaknya berdansa dengan musik-musik lembut, menuangkannya sedikit minuman memabukkan, dan mulai mencumbunya dengan penuh kelembutan. Dan biarkan dia mencair dalam pelukan anda.
7. Film sexy-romatis
Tak semua wanita menyukai fil=film panas, namun film-film dengan adegan seks yang dibintangi Brad Pitt atau Antonio Banderas bisa membuat mereka bergairah. So tak ada salahnya menyewa film romatis favorit mereka dan jangan pernah lewatkan malam-malam romantis dengan pasangan Anda.
8. Long-distance love
Cinta jarak jauh memiliki potensi besar untuk meningkatkan gairah kehidupan seksual Anda. Berpisah dengan pasangan beberapa hari atau bahkan beberapa minggu membuat Anda dan pasangan saling merindukan satu sama lain. Jarak hanya menghubungkan Anda via komunikasi telepon, so saat Anda dan pasangan bertemu luapan dan gairah cinta yang selama ini Anda pendam akan meledak dan bukan tak mungkin Anda akan mengalami percintaan yang benar-benar luar biasa.
9. Lama menyendiri
Semakin lama wanita tak melakukan seks, semakin menumpuk gairah seksualnya. So jika anda menjalin hubungan dengan wanita yang telah lama hidup sendiri bisa dipastikan andalah yang akan menjadi oase dari kehausan seks nya selama ini.
10. Kreatif
Jika pasangan Anda adalah pribadi yang kreatif, misalnya senang berkreasi di dapur, coba gunakan kesempatan ini untuk merayunya dan melakukan seks yang berbeda dari seks rutin anda. So lain waktu, saat dia sedang menyiapkan makan malam, menyelinaplah ke dapur dan cobalah sedikit 'pre-dinner sex'. (askmen/rita)
Problema Seks Wanita, Kenali Dan Atasi
Pada kenyataannya, cukup banyak masalah seksual yang mengakrabi para wanita. Bahkan fenomena terkini menyebutkan bahwa masalah ini, baik fisik maupun psikis, tak cuma dimonopoli oleh para wanita berusia lanjut saja, tapi juga kalangan wanita berusia antara 20 hingga 30-an!
Itulah sebabnya tak ada alasan bagi kita untuk tidak segera mencermati dan mengenali masalah-masalah seksual yang mungkin saja mengintai setiap saat. Lebih baik lagi jika kita tahu cara mengatasinya.
Berikut beberapa problema seks yang perlu Anda kenali:
1.Terhambatnya hasrat seksual. Faktor penyebabnya
antara lain meliputi; perubahan hormon, depresi, kehamilan, stres dan kelelahan, serta dalam masa pengobatan.
2.Sulit terangsang. Selain disebabkan oleh kurangnya lubrikasi, biasanya ketidakmampuan atau sulitnya terangsang pada wanita itu disebabkan pula oleh kelelahan.
3.Sulit mencapai orgasme. Konon faking orgasm begitu lekatnya dengan para wanita. Penyebabnya antara lain adalah kurangnya pengalaman, kurangnya pengetahuan, serta faktor-faktor psikologis seperti rasa bersalah, cemas, ataupun trauma.
4.Rasa sakit saat berhubungan serta bau tak sedap di sekitar vagina. Bisa jadi ini disebabkan oleh penyakit di sekitar organ seksual dan kandungan. Selain itu bisa pula dipicu oleh hormon dan kurangnya kebersihan.
Cara mengatasinya:
1.Memperkaya pengetahuan tentang anatomi tubuh manusia, fungsi seksual dan segala kemungkinan perubahan yang terjadi akibat usia, hormon serta faktor-faktor psikologis lainnya.
2.Menambah cara untuk melakukan rangsangan seksual. Caranya? Bisa dengan mengubah rutinitas seksual yang itu-itu saja, membaca buku atau sesekali melihat film-film biru juag boleh.
3.Perkaya pula kebiasaan-kebiasaan positif sebelum terjadinya coitus, seperti melakukan pijatan-pijatan lembut dan sensual. Pun jangan lupa dengan komunikasi. Sebelum coitus benar-benar terjadi, lakukan pembicaraan-pembicaraan yang mesra dan hangat.
4.Kurangi rasa sakit dengan mencoba posisi-posisi bercinta yang memungkinkan para wanita bisa mengontrol penetrasi yang dilakukan pasangannya. Bisa pula mencoba mandi air hangat sebelum melakukan hubungan intim. Karena cara ini akan membantu tubuh menjadi lebih rileks dan tidak tegang.
5.Bila tak bisa diatasi lagi, berkonsultasilah dengan dokter!
Itulah sebabnya tak ada alasan bagi kita untuk tidak segera mencermati dan mengenali masalah-masalah seksual yang mungkin saja mengintai setiap saat. Lebih baik lagi jika kita tahu cara mengatasinya.
Berikut beberapa problema seks yang perlu Anda kenali:
1.Terhambatnya hasrat seksual. Faktor penyebabnya
antara lain meliputi; perubahan hormon, depresi, kehamilan, stres dan kelelahan, serta dalam masa pengobatan.
2.Sulit terangsang. Selain disebabkan oleh kurangnya lubrikasi, biasanya ketidakmampuan atau sulitnya terangsang pada wanita itu disebabkan pula oleh kelelahan.
3.Sulit mencapai orgasme. Konon faking orgasm begitu lekatnya dengan para wanita. Penyebabnya antara lain adalah kurangnya pengalaman, kurangnya pengetahuan, serta faktor-faktor psikologis seperti rasa bersalah, cemas, ataupun trauma.
4.Rasa sakit saat berhubungan serta bau tak sedap di sekitar vagina. Bisa jadi ini disebabkan oleh penyakit di sekitar organ seksual dan kandungan. Selain itu bisa pula dipicu oleh hormon dan kurangnya kebersihan.
Cara mengatasinya:
1.Memperkaya pengetahuan tentang anatomi tubuh manusia, fungsi seksual dan segala kemungkinan perubahan yang terjadi akibat usia, hormon serta faktor-faktor psikologis lainnya.
2.Menambah cara untuk melakukan rangsangan seksual. Caranya? Bisa dengan mengubah rutinitas seksual yang itu-itu saja, membaca buku atau sesekali melihat film-film biru juag boleh.
3.Perkaya pula kebiasaan-kebiasaan positif sebelum terjadinya coitus, seperti melakukan pijatan-pijatan lembut dan sensual. Pun jangan lupa dengan komunikasi. Sebelum coitus benar-benar terjadi, lakukan pembicaraan-pembicaraan yang mesra dan hangat.
4.Kurangi rasa sakit dengan mencoba posisi-posisi bercinta yang memungkinkan para wanita bisa mengontrol penetrasi yang dilakukan pasangannya. Bisa pula mencoba mandi air hangat sebelum melakukan hubungan intim. Karena cara ini akan membantu tubuh menjadi lebih rileks dan tidak tegang.
5.Bila tak bisa diatasi lagi, berkonsultasilah dengan dokter!
Wednesday, July 18, 2007
Kompromi dengan Cemburu
Orang bilang, cemburu tandanya cinta! Paling tidak, dia masih care dan butuh kita. Tapi kalau kelewatan, pasti menyebalkan. Gimana mengatasinya?
Memang, orang bertipe pencemburu cenderung posesif. Sederet pertanyaan bernada curiga akan diajukan, bila dia merasa ada yang nggak beres, meski sebetulnya tak ada apa-apa.
Tapi, kalau tahu caranya, Anda bisa mengolah rasa cemburu dia menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi hubungan, lho. Untuk itu:
* Cari pemicu rasa cemburu itu. Apakah beralasan atau dicari-cari? Jika tak beralasan, coba selidiki masa lalunya. Mungkin dia punya pengalaman traumatik dengan hubungan cintanya. Kalau begitu adanya, yakinkan bahwa Anda adalah orang berbeda dengan orang-orang di masa lalunya.
* Mungkin dia orang yang tak pernah percaya diri, dan selalu menganggap dirinya kurang berharga. Bantulah dia menyingkirkan pikiran negatif itu. Bangun kepercayaan dirinya. Sesekali akui dan pujilah kelebihannya. Yakinkan bahwa dia adalah orang paling istimewa di mata Anda.
* Jangan putus komunikasi. Bagi pencemburu, komunikasi yang terputus akan menambah kecurigaan. Beribu pikiran negatif akan keluar dengan mudah. Kalau sudah begitu, bukan hanya dia yang menderita, tapi Anda juga. Tak ada salahnya mengirim menelpon sekedar say hello, kirim SMS, atau e-mail.
* Tunjukan bahwa Anda menyayanginya. Kalau memang cinta, katakan bahwa Anda mencintai dan memerlukannya. Bagilah dengannya, baik saat-saat bahagia ataupun sedih. Berikan perhatian yang cukup, seperti memberi kado pada Ultahnya atau membuat piknik kecil-kecilan berdua.
* Ingatkan bahwa cinta merupakan satu paket dengan kepercayaan dan kesetiaan. Tak ada alasan baginya untuk terus cemburu dan curiga. Tapi jika upaya itu gagal, rasanya Anda perlu mengkaji ulang hubungan tersebut. Buat apa pacaran, kalau hanya bikin stres?! (tri) (Astaga.com)
Memang, orang bertipe pencemburu cenderung posesif. Sederet pertanyaan bernada curiga akan diajukan, bila dia merasa ada yang nggak beres, meski sebetulnya tak ada apa-apa.
Tapi, kalau tahu caranya, Anda bisa mengolah rasa cemburu dia menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi hubungan, lho. Untuk itu:
* Cari pemicu rasa cemburu itu. Apakah beralasan atau dicari-cari? Jika tak beralasan, coba selidiki masa lalunya. Mungkin dia punya pengalaman traumatik dengan hubungan cintanya. Kalau begitu adanya, yakinkan bahwa Anda adalah orang berbeda dengan orang-orang di masa lalunya.
* Mungkin dia orang yang tak pernah percaya diri, dan selalu menganggap dirinya kurang berharga. Bantulah dia menyingkirkan pikiran negatif itu. Bangun kepercayaan dirinya. Sesekali akui dan pujilah kelebihannya. Yakinkan bahwa dia adalah orang paling istimewa di mata Anda.
* Jangan putus komunikasi. Bagi pencemburu, komunikasi yang terputus akan menambah kecurigaan. Beribu pikiran negatif akan keluar dengan mudah. Kalau sudah begitu, bukan hanya dia yang menderita, tapi Anda juga. Tak ada salahnya mengirim menelpon sekedar say hello, kirim SMS, atau e-mail.
* Tunjukan bahwa Anda menyayanginya. Kalau memang cinta, katakan bahwa Anda mencintai dan memerlukannya. Bagilah dengannya, baik saat-saat bahagia ataupun sedih. Berikan perhatian yang cukup, seperti memberi kado pada Ultahnya atau membuat piknik kecil-kecilan berdua.
* Ingatkan bahwa cinta merupakan satu paket dengan kepercayaan dan kesetiaan. Tak ada alasan baginya untuk terus cemburu dan curiga. Tapi jika upaya itu gagal, rasanya Anda perlu mengkaji ulang hubungan tersebut. Buat apa pacaran, kalau hanya bikin stres?! (tri) (Astaga.com)
Jika Harus Bicara Soal Seks
Baik untuk pasangan yang baru menikah maupun suami-istri yang sudah menikah puluhan tahun, tetap saja tidak mudah untuk mengatakan secara terus terang mengenai masalah seksual yang dirasakan. Sering kita membayangkan penolakan yang biasanya diikuti dengan reaksi yang dramatis dan rasanya tidaklah mudah untuk mengambil risiko melihat pasangan tercunta merasa sedih atau tersinggung.
Jadi, bagaimana harus menyampaikan keluhan sepuratar kehidupan seksual Anda berdua?
1. Renungkan
Seks bukanlah masalah yang sederhana. Perasaan Anda sangat berhubungan dengan masalah yang sedang dihadapi dan demikian juga halnya dengan masalah yang dirasakan oleh pasangan yang ditujukan kepada Anda.
Bila ada sesuatu yang tidak berkenan di hati, endapkan dan renungkan terlebih dahulu. Cari tahu di mana letak permasalahannya. Ada yang merasa terbantu dengan menuliskan masalah yang dirasakan dan dihadapi, tetapi ada yang lebih senang mencurahkan permasalahannya secara lisan dan terbuka.
2. Tulis
Jangan hiraukan tata bahasa dan kata-kata yang digunakan. Dengan menuliskan apa yang hendak Anda utarakan, sudah merupakan langkah yang sangat baik untuk memperjelas permasalahannya kepada diri sendiri dan melatih cara berbicara dengan pasangan.
Ada pasangan yang dengan cara menulis surat ke pasangannya dan menulis surat dapat merupakan cara yang baik untuk mengkomunikasikan pikiran dan perasaan. Dan bila dilakukan bersama-sama pada saat membicarakannya dengan pasangan, maka hal ini dapat meningkatkan kedekatan hubungan dengan cara-cara yang tak pernah Anda bayangkan sebelumnya.
3. Latih & Praktekkan
Bila Anda gugup sebelum membicarakannya dengan pasangan, lakukan latihan terlebih dahulu. Bila Anda memiliki sahabat, praktekkan di hadapannya. Kalau tidak, Anda pun dapat melakukan latihan sendiri. Duduklah di muka komputer dan praktekkan apa yang akan dibicarakan. Anggaplah komputer Anda dapat berbicara.
4. Pertimbangkan Saat Tepat
Salah satu pertimbangan yang harus diperhatikan adalah kapan saat yang tepat untuk membicarakannya. Hal ini akan sangat tergantung pada topik yang akan Anda bicarakan.
Bila Anda ingin memberi masukan untuk mencoba sesuatu gaya yang baru di tempat tidur, maka membawa permasalahan tersebut sebelum melakukan hubungan intim bukanlah saat yang tepat. Membicarakan ketidakpuasan Anda atas frekuensi seksual Anda berdua pada saat anak-anak berada di rumah juga bukan merupakan saat yang tepat. Jadi, cari dan pilih waktu yang pas agar pesan atau masukan yang ingin Anda sampaikan, bisa diterima dengan baik oleh pasangan.
5. Tentukan Lokasi
Pertimbangan lokasi sama pentingnya dengan pertimbangan waktu. Membicarakan masalah ketidakpuasan seksual di tempat tidur merupakan langkah yang tidak baik karena dapat menciptakan hal negatif. Baik Anda maupun pasangan akan merasa dikritik bila permasalahan dibicarakan di tempat tidur. Sebaiknya bicarakan permasalahan tersebut pada saat Anda berpakaian lengkap sambil minum teh bersama di sore hari.
6. Waktu untuk Proses
Harus diiingat, pasangan dapat saja terkejut dengan apa yang Anda katakan. Beri waktu dan tempat yang tepat bagi Anda berdua untuk merespons secara jujur, tanpa ada perasaan diserang dan ditekan. Biasanya diperlukan beberapa kali pembicaraan untuk dapat mengatasi permasalahan secara keseluruhan atau membicarakan seluruh aspek permasalahan. Anggaplah komunikasi seksual sebagai proses yang berkesinambungan.
7. Murah Hati
Tidak peduli betapa sulitnya bagi Anda untuk membicarakan masalah seksual, bila hanya Anda yang mempunyai masalah, pertimbangkan bahwa hal tersebut mungkin lebih sulit bagi pasangan. Bila memungkinkan, cobalah untuk bersikap murah hati terhadap pasangan dan coba untuk tidak menyalahkan, baik pasangan ataupun diri sendiri.
Hanya ada Anda dan dia dalam hubungan ini dan akhirnya Anda berdua perlu bertanggung jawab atas apa yang terjadi.
8. Umpan Balik
Kadang-kadang kita dapat membuat diri kita sangat cemas atas apa yang kita permasalahkan dengan pasangan dan ternyata permasalahannya tidak seburuk yang kita duga sehingga akhirnya kita merasa lega.
Jadi, sekali-sekali coba untuk membicarakannya lagi. Tentu saja bukan dengan cara mengomel alias menggerutu, melainkan sekadar untuk memperjelas bagaimana perasaan pasangan dan untuk itu Anda dapat mengetahuinya dari pembicaraan yang berlangsung antara Anda dan dia.
JANGAN LUPA!
* Jangan lupa, tiap situasi tidak selalu sama. Oleh karena itu kiat yang disebutkan di atas bisa saja sesuai dengan situasi yang Anda hadapi tetapi bisa juga tidak.
* Jangan lupa, imajinasi seseorang dapat merupakan musuh terburuk bila harus mengambil risiko seperti ini. Kenyataannya, kemungkinan besar tanggapan yang diberikan pasangan tidak pernah seburuk yang Anda bayangkan dan berbicara secara terbuka mengenai perasaan seksual, birahi, keinginan serta ketidakinginan Anda, tidak hanya memperbaiki kehidupan seks dengan pasangan tetapi juga dapat memperbaiki aspek lain dari hubungan Anda berdua. (tabloit Nova)
Jadi, bagaimana harus menyampaikan keluhan sepuratar kehidupan seksual Anda berdua?
1. Renungkan
Seks bukanlah masalah yang sederhana. Perasaan Anda sangat berhubungan dengan masalah yang sedang dihadapi dan demikian juga halnya dengan masalah yang dirasakan oleh pasangan yang ditujukan kepada Anda.
Bila ada sesuatu yang tidak berkenan di hati, endapkan dan renungkan terlebih dahulu. Cari tahu di mana letak permasalahannya. Ada yang merasa terbantu dengan menuliskan masalah yang dirasakan dan dihadapi, tetapi ada yang lebih senang mencurahkan permasalahannya secara lisan dan terbuka.
2. Tulis
Jangan hiraukan tata bahasa dan kata-kata yang digunakan. Dengan menuliskan apa yang hendak Anda utarakan, sudah merupakan langkah yang sangat baik untuk memperjelas permasalahannya kepada diri sendiri dan melatih cara berbicara dengan pasangan.
Ada pasangan yang dengan cara menulis surat ke pasangannya dan menulis surat dapat merupakan cara yang baik untuk mengkomunikasikan pikiran dan perasaan. Dan bila dilakukan bersama-sama pada saat membicarakannya dengan pasangan, maka hal ini dapat meningkatkan kedekatan hubungan dengan cara-cara yang tak pernah Anda bayangkan sebelumnya.
3. Latih & Praktekkan
Bila Anda gugup sebelum membicarakannya dengan pasangan, lakukan latihan terlebih dahulu. Bila Anda memiliki sahabat, praktekkan di hadapannya. Kalau tidak, Anda pun dapat melakukan latihan sendiri. Duduklah di muka komputer dan praktekkan apa yang akan dibicarakan. Anggaplah komputer Anda dapat berbicara.
4. Pertimbangkan Saat Tepat
Salah satu pertimbangan yang harus diperhatikan adalah kapan saat yang tepat untuk membicarakannya. Hal ini akan sangat tergantung pada topik yang akan Anda bicarakan.
Bila Anda ingin memberi masukan untuk mencoba sesuatu gaya yang baru di tempat tidur, maka membawa permasalahan tersebut sebelum melakukan hubungan intim bukanlah saat yang tepat. Membicarakan ketidakpuasan Anda atas frekuensi seksual Anda berdua pada saat anak-anak berada di rumah juga bukan merupakan saat yang tepat. Jadi, cari dan pilih waktu yang pas agar pesan atau masukan yang ingin Anda sampaikan, bisa diterima dengan baik oleh pasangan.
5. Tentukan Lokasi
Pertimbangan lokasi sama pentingnya dengan pertimbangan waktu. Membicarakan masalah ketidakpuasan seksual di tempat tidur merupakan langkah yang tidak baik karena dapat menciptakan hal negatif. Baik Anda maupun pasangan akan merasa dikritik bila permasalahan dibicarakan di tempat tidur. Sebaiknya bicarakan permasalahan tersebut pada saat Anda berpakaian lengkap sambil minum teh bersama di sore hari.
6. Waktu untuk Proses
Harus diiingat, pasangan dapat saja terkejut dengan apa yang Anda katakan. Beri waktu dan tempat yang tepat bagi Anda berdua untuk merespons secara jujur, tanpa ada perasaan diserang dan ditekan. Biasanya diperlukan beberapa kali pembicaraan untuk dapat mengatasi permasalahan secara keseluruhan atau membicarakan seluruh aspek permasalahan. Anggaplah komunikasi seksual sebagai proses yang berkesinambungan.
7. Murah Hati
Tidak peduli betapa sulitnya bagi Anda untuk membicarakan masalah seksual, bila hanya Anda yang mempunyai masalah, pertimbangkan bahwa hal tersebut mungkin lebih sulit bagi pasangan. Bila memungkinkan, cobalah untuk bersikap murah hati terhadap pasangan dan coba untuk tidak menyalahkan, baik pasangan ataupun diri sendiri.
Hanya ada Anda dan dia dalam hubungan ini dan akhirnya Anda berdua perlu bertanggung jawab atas apa yang terjadi.
8. Umpan Balik
Kadang-kadang kita dapat membuat diri kita sangat cemas atas apa yang kita permasalahkan dengan pasangan dan ternyata permasalahannya tidak seburuk yang kita duga sehingga akhirnya kita merasa lega.
Jadi, sekali-sekali coba untuk membicarakannya lagi. Tentu saja bukan dengan cara mengomel alias menggerutu, melainkan sekadar untuk memperjelas bagaimana perasaan pasangan dan untuk itu Anda dapat mengetahuinya dari pembicaraan yang berlangsung antara Anda dan dia.
JANGAN LUPA!
* Jangan lupa, tiap situasi tidak selalu sama. Oleh karena itu kiat yang disebutkan di atas bisa saja sesuai dengan situasi yang Anda hadapi tetapi bisa juga tidak.
* Jangan lupa, imajinasi seseorang dapat merupakan musuh terburuk bila harus mengambil risiko seperti ini. Kenyataannya, kemungkinan besar tanggapan yang diberikan pasangan tidak pernah seburuk yang Anda bayangkan dan berbicara secara terbuka mengenai perasaan seksual, birahi, keinginan serta ketidakinginan Anda, tidak hanya memperbaiki kehidupan seks dengan pasangan tetapi juga dapat memperbaiki aspek lain dari hubungan Anda berdua. (tabloit Nova)
Komunikasi Seks Kunci Keharmonisan
Komunikasi Seks Kunci Keharmonisan
Seks salah satu tiang utama perkawinan. Dengan itu, kehidupan berkeluarga menjadi lebih berbunga. Sebaliknya, tanpa itu keharmonisan pasangan suami-istri bisa terganggu, meskipun tak selalu berujung perpecahan. Dalam hal satu ini komunikasi menjadi kunci terpenting. Dokter bisa membantu hanya bila pasangan tak mampu mengatasi sendiri.
Seks ibarat lem perekat. Ketika baru menjadi pasangan, hari-hari dilalui bersama dengan kesenangan. Mereka melihatnya sebagai sesuatu yang selalu indah, istimewa, yang bisa dinikmati bersama. Namun, keistimewaan itu secara alamiah dan sedikit demi sedikit akan luntur kadarnya. Kecuali bila keduanya mampu memelihara keistimewaan itu dengan "bumbu-bumbu" baru. Sajian sama tetapi tampilan dan rasanya berbeda, sehingga tetap bisa dinikmati bersama. Keharmonisan pun bisa dicapai.
Sebaliknya, kalau keistimewaan itu tidak dipelihara, bukan tak mungkin akan menjadi sesuatu yang biasa. Yang lebih celaka kalau hal ini terus berlanjut hingga menjadi sesuatu yang tak ada apa-apanya.
Tapi tunggu dulu! Hubungan seksual bukan satu-satunya penentu keharmonisan suami-istri. Benar kalau dr. Boyke Dian Nugraha Sp.OG, MARS, dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan yang juga seksolog, menganggap seks adalah salah satu tiang perkawinan. Jika satu pilar ini goyah atau dicabut, rumah tangga itu bisa saja runtuh. Menurut dia, peranannya dalam keharmonisan rumah tangga sekitar 20%. Sedangkan unsur terbesar, 55%, adalah faktor komunikasi. Kesenjangan komunikasi akan menyebabkan banyak hal tak tersampaikan. Jika terus dibiarkan, kurang sehatlah hubungan suami-istri.
Sekali lagi, komunikasi!
Supaya seks tetap dalam kondisi prima, ada empat hal ditekankan dr. Boyke. Pertama, seks yang dilakukan dalam ikatan perkawinan, bukan dengan pacar. Kedua, yang dilakukan dengan perasaan cinta, bukan dengan membayar, atau melakukannya secara asal-asalan. Ketiga, dilakukan dengan keterlibatan emosi masing-masing pasangan, dengan tujuan saling memuaskan. Keempat, yang dilakukan dengan teknik dan variasi baru, sehingga tidak membosankan. "Jika satu dari keempat hal itu tak ada, akan terjadi ketidakharmonisan," tegasnya.
Namun, di atas itu semua, yang terpenting tetap komunikasi intim. Perselingkuhan biasanya berakar pada kesenjangan komunikasi ini.
Memang, dari keempat hal itu, faktor keterlibatan emosi bisa memancing terjadinya perselingkuhan. Makin panjang usia pernikahan, seks sering dianggap sebagai rutinitas semata. Rasa bosan bisa menjangkiti baik suami maupun istri.
Diingatkan dr. Boyke, rasa jemu, yang ada kaitannya dengan teknik dan variasi yang monoton, bisa memperkecil keterlibatan emosi. "Sang istri asal melayani karena (dianggap) sudah kewajiban, pura-pura orgasme supaya cepat selesai. Tak ada rasa cinta," tuturnya. Biasanya, suami mengeluh istrinya terlalu konservatif, diminta oral seks tak mau, sementara dirinya, terutama yang berusia di atas 40 tahun, memerlukan rangsangan lebih. Ini menjadi salah satu pendorong pasangan pria mendatangi pekerja seks komersial atau melakukan perselingkuhan.
Namun, jangan bersorak dulu wahai kaum pria. Di Klinik Pasutrinya, dr. Boyke menemukan cukup banyak kasus wanita berselingkuh. Penyebabnya, para suami yang kurang "pintar", menderita ejakulasi dini, atau impotensi, kurang perhatian, dan sebagainya.
Menghadapi kasus demikian, biasanya dr. Boyke akan memanggil pasangan itu satu per satu, untuk dikorek duduk permasalahannya. Selanjutnya, mereka mendapat PR (pekerjaan rumah) untuk menuliskan apa yang dikehendaki atas pasangannya.
"Nanti PR itu dipertukarkan, tentu setelah saya perhalus," kisah dr. Boyke. Sehabis itu, barulah pasutri itu dipanggil berdua. Menurutnya, banyak pasangan yang menahan bicara untuk menjaga perasaan pasangannya. Akhirnya, itu menjadi amarah terpendam. Dalam hal ini, ia hanyalah mengurai benang komunikasi yang kusut. Setelah kran komunikasi dibuka, biasanya pasangan itu harmonis kembali.
Fantasi seksual
Untuk menambah perbendaharaan teknik dan variasi, pasangan dibolehkan menonton film dewasa sebagai alat bantu, "Sepanjang itu tidak dijadikan obsesi. Misal, sebelum berhubungan selalu harus menonton BF dulu. Kalau sesekali, bolehlah," tambah dr. Boyke.
Ia juga menyarankan pasutri untuk mengubah tempat bermesraan. Sesekali di kamar mandi, sesekali menggunakan gel, sesekali menggunakan vibrator, dan sebagainya.
Berbagi fantasi pun disarankannya.
"Tapi fantasi saya agak liar, Dok," adu seorang nyonya muda agak tersipu. Dr. Boyke balik menggoda, "Sama suami sendiri kok malu-malu."
Memang ada seorang suami atau istri yang terkejut karena pasangannya ingin melakukan hubungan di atas karpet. Ada juga yang ingin melakukan di dalam mobil. Padahal, sang pasangan tergolong konservatif. Akibatnya, ia malah curiga, dari mana dan dari siapa si pasangan mendapat "jurus" seperti itu.
Ingat, fantasi seksual boleh saja, asal tujuannya untuk memuaskan pasangan. Misalnya, seorang suami membayangkan Inul atau Kris Dayanti ketika berhubungan dengan istrinya, dengan maksud agar gairahnya tetap mendidih. Atau, sang istri membayangkan suami di hadapannya sebagai Antonio Banderas.
Periksa, lalu terapi
Jangan remehkan pula bila ada tanda-tanda disfungsi seksual. Segeralah mengunjungi dokter untuk dicarikan penyebabnya dan ditentukan terapinya.
Menghadapi penderita disfungsi ereksi, misalnya, dr. Boyke akan mencari dulu penyebabnya, apakah faktor fisik atau psikis. Kalau fisik misalnya, periksa hormonnya. Apakah ia mengalami andropause, adakah diabetes, kolesterol tinggi, pembesaran prostat, atau lainnya? Begitupun pada wanita. Jika frigid, dia akan menjalani pemeriksaan hormon, adakah kista di kandungannya, atau apakah ada trauma masa lalu lantaran pernah (akan) diperkosa?
Dari pemeriksaan itu, baru terapi bisa dilakukan. Bisa secara medis atau cukup diajak mengobrol. Jika terlalu banyak masalah kejiwaan, dokter akan merujuknya ke psikiater.
Penggunaan obat pun dapat dibenarkan. Bilamana perlu, dr. Boyke akan memberikan vitamin, makanan suplemen, bahkan viagra (khusus untuk pria).
Banyak pula kasus yang berhasil ditangani dengan mengubah pola hidup, seperti berhenti merokok, menghindari kolesterol, berolahraga, atau menurunkan bobot badan. Dengan cara ini separuh pasien sudah bisa sembuh. Separuh lainnya, yang mengidap diabetes, tekanan darah tinggi, stres, disembuhkan dengan bantuan obat-obatan.
Pada wanita, terapi fisik dilakukan dengan pemberian hormon replacement therapy, khususnya buat yang menopause, atau menopause dini dengan profil estrogen yang kurang, agar si wanita lebih bergairah. Ada pula yang perlu pengaturan pola makan, fitness, penurunan bobot badan, atau konsultasi ke ahli akupunktur dan ahli gizi. Terkadang diberi juga obat penenang, atau gel jika pasien merasa sakit saat melakukan hubungan, antibiotik untuk keputihan.
Obat kuat
Diakui dr. Boyke, sekitar 90% pasien pria sudah mencoba obat-obatan lebih dulu sebelum berkonsultasi padanya. Mereka datang ke Mak Erot, minum obat-obatan Cina, atau mencampur Viagra dengan suplemen penambah stamina. Padahal, setelah konsultasi dengan dokter penggemar musik klasik ringan ini, si pasien hanya mengalami kelainan psikologis akibat stres. "Terapinya pun hanya ditambah sedikit olahraga, tambah penenang sedikit. Sudah bagus hasilnya."
Dr. Boyke menyatakan agak prihatin dengan kecenderungan masyarakat mengobati diri-sendiri. Kalau ke dokter, akan dicari penyebabnya, sehingga pengobatannya terkendali, cepat sembuh, dan aman.
Ia menaruh hormat pada obat-obatan tradisional untuk pria, di antaranya obat dari Cina, sanrego dari Sulawesi Selatan, tumbuhan purwaceng di Jawa Tengah, dan pasak bumi dari Kalimantan, "sepanjang obat itu memberi manfaat nyata. Hanya saja, jika ingin berbarengan minumnya, lihat dulu kandungan jamunya. Jangan lupa pula perhatikan label POM dari Depkes kalau membeli jamu instan."
Mengantisipasi adanya produk jamu yang dicampur senyawa kimia, Boyke sering menyarankan agar pasien membuat sendiri jamunya. Salah satu resepnya adalah campuran madu dan telur setengah matang plus jinten, atau campuran lada hitam, telur bebek, jeruk nipis.
Kalaupun lebih menyukai jamu siap saji, pastikan jamu itu telah melewati berbagai uji. "Jamu harus melalui uji praklinis dan klinis (uji manfaat)," jelas dr. Sonia Grania Wibisono. Dengan bukti ilmiah, kualitas jamu itu bisa lebih terjamin. Dalam uji khasiat terhadap KukuBima TL + Tribulus, misalnya, bisa dibuktikan adanya kandungan protodioscin. Dalam tubuh manusia, protodioscin diubah menjadi hormon dehidroepiandrosteron (DHEA), bahan dasar pembentuk hormon testoteron. Protodioscin juga me-ningkatkan lutenizing hormone. Kedua hormon itu berperan penting dalam meningkatkan kualitas hubungan suami-istri.
Bahwa jamu dicurigai dapat merusak lever, dr. Sonia mengingatkan untuk tidak sembarangan minum jamu yang tidak diketahui pasti isinya dan siapa produsennya. "Harus selektif, pilih yang ada daftar komposisinya," tambahnya.
Menurut dokter berwajah fotogenik itu, jamu biasa digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, atau mengobati beberapa gejala, "Sifatnya mirip makanan tambahan atau suplemen. Ada juga yang berfungsi seperti obat, tapi alami. Benar bahwa jamu membuat tubuh berfungsi lebih baik dan tidak membuat ketagihan."
Sejumlah perusahaan jamu besar terus-menerus meningkatkan kualitas produknya. Manfaat dan kemasannya bersaing dengan produk industri farmasi.
Namun, konsumen tetap harus waspada. Banyak merek jamu beredar dengan kemasan dan promosi yang menggugah minat, tapi isinya tak dapat dipertanggungjawabkan. Bukan hanya penyakitnya tak kunjung sembuh, tapi malah muncul ancaman penyakit lain, terutama kerusakan pada lever.
Yang pasti, bukan hanya obat-obatan yang menjamin tercapainya keharmonisan seks dalam rumah tangga. Memperbaiki sikap dan memberi variasi terhadap seks itu sendiri yang malah sering menjadi solusi. Murah, tak berisiko pula.
Sumber : majalah Intisari AGUSTUS 2003
Seks salah satu tiang utama perkawinan. Dengan itu, kehidupan berkeluarga menjadi lebih berbunga. Sebaliknya, tanpa itu keharmonisan pasangan suami-istri bisa terganggu, meskipun tak selalu berujung perpecahan. Dalam hal satu ini komunikasi menjadi kunci terpenting. Dokter bisa membantu hanya bila pasangan tak mampu mengatasi sendiri.
Seks ibarat lem perekat. Ketika baru menjadi pasangan, hari-hari dilalui bersama dengan kesenangan. Mereka melihatnya sebagai sesuatu yang selalu indah, istimewa, yang bisa dinikmati bersama. Namun, keistimewaan itu secara alamiah dan sedikit demi sedikit akan luntur kadarnya. Kecuali bila keduanya mampu memelihara keistimewaan itu dengan "bumbu-bumbu" baru. Sajian sama tetapi tampilan dan rasanya berbeda, sehingga tetap bisa dinikmati bersama. Keharmonisan pun bisa dicapai.
Sebaliknya, kalau keistimewaan itu tidak dipelihara, bukan tak mungkin akan menjadi sesuatu yang biasa. Yang lebih celaka kalau hal ini terus berlanjut hingga menjadi sesuatu yang tak ada apa-apanya.
Tapi tunggu dulu! Hubungan seksual bukan satu-satunya penentu keharmonisan suami-istri. Benar kalau dr. Boyke Dian Nugraha Sp.OG, MARS, dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan yang juga seksolog, menganggap seks adalah salah satu tiang perkawinan. Jika satu pilar ini goyah atau dicabut, rumah tangga itu bisa saja runtuh. Menurut dia, peranannya dalam keharmonisan rumah tangga sekitar 20%. Sedangkan unsur terbesar, 55%, adalah faktor komunikasi. Kesenjangan komunikasi akan menyebabkan banyak hal tak tersampaikan. Jika terus dibiarkan, kurang sehatlah hubungan suami-istri.
Sekali lagi, komunikasi!
Supaya seks tetap dalam kondisi prima, ada empat hal ditekankan dr. Boyke. Pertama, seks yang dilakukan dalam ikatan perkawinan, bukan dengan pacar. Kedua, yang dilakukan dengan perasaan cinta, bukan dengan membayar, atau melakukannya secara asal-asalan. Ketiga, dilakukan dengan keterlibatan emosi masing-masing pasangan, dengan tujuan saling memuaskan. Keempat, yang dilakukan dengan teknik dan variasi baru, sehingga tidak membosankan. "Jika satu dari keempat hal itu tak ada, akan terjadi ketidakharmonisan," tegasnya.
Namun, di atas itu semua, yang terpenting tetap komunikasi intim. Perselingkuhan biasanya berakar pada kesenjangan komunikasi ini.
Memang, dari keempat hal itu, faktor keterlibatan emosi bisa memancing terjadinya perselingkuhan. Makin panjang usia pernikahan, seks sering dianggap sebagai rutinitas semata. Rasa bosan bisa menjangkiti baik suami maupun istri.
Diingatkan dr. Boyke, rasa jemu, yang ada kaitannya dengan teknik dan variasi yang monoton, bisa memperkecil keterlibatan emosi. "Sang istri asal melayani karena (dianggap) sudah kewajiban, pura-pura orgasme supaya cepat selesai. Tak ada rasa cinta," tuturnya. Biasanya, suami mengeluh istrinya terlalu konservatif, diminta oral seks tak mau, sementara dirinya, terutama yang berusia di atas 40 tahun, memerlukan rangsangan lebih. Ini menjadi salah satu pendorong pasangan pria mendatangi pekerja seks komersial atau melakukan perselingkuhan.
Namun, jangan bersorak dulu wahai kaum pria. Di Klinik Pasutrinya, dr. Boyke menemukan cukup banyak kasus wanita berselingkuh. Penyebabnya, para suami yang kurang "pintar", menderita ejakulasi dini, atau impotensi, kurang perhatian, dan sebagainya.
Menghadapi kasus demikian, biasanya dr. Boyke akan memanggil pasangan itu satu per satu, untuk dikorek duduk permasalahannya. Selanjutnya, mereka mendapat PR (pekerjaan rumah) untuk menuliskan apa yang dikehendaki atas pasangannya.
"Nanti PR itu dipertukarkan, tentu setelah saya perhalus," kisah dr. Boyke. Sehabis itu, barulah pasutri itu dipanggil berdua. Menurutnya, banyak pasangan yang menahan bicara untuk menjaga perasaan pasangannya. Akhirnya, itu menjadi amarah terpendam. Dalam hal ini, ia hanyalah mengurai benang komunikasi yang kusut. Setelah kran komunikasi dibuka, biasanya pasangan itu harmonis kembali.
Fantasi seksual
Untuk menambah perbendaharaan teknik dan variasi, pasangan dibolehkan menonton film dewasa sebagai alat bantu, "Sepanjang itu tidak dijadikan obsesi. Misal, sebelum berhubungan selalu harus menonton BF dulu. Kalau sesekali, bolehlah," tambah dr. Boyke.
Ia juga menyarankan pasutri untuk mengubah tempat bermesraan. Sesekali di kamar mandi, sesekali menggunakan gel, sesekali menggunakan vibrator, dan sebagainya.
Berbagi fantasi pun disarankannya.
"Tapi fantasi saya agak liar, Dok," adu seorang nyonya muda agak tersipu. Dr. Boyke balik menggoda, "Sama suami sendiri kok malu-malu."
Memang ada seorang suami atau istri yang terkejut karena pasangannya ingin melakukan hubungan di atas karpet. Ada juga yang ingin melakukan di dalam mobil. Padahal, sang pasangan tergolong konservatif. Akibatnya, ia malah curiga, dari mana dan dari siapa si pasangan mendapat "jurus" seperti itu.
Ingat, fantasi seksual boleh saja, asal tujuannya untuk memuaskan pasangan. Misalnya, seorang suami membayangkan Inul atau Kris Dayanti ketika berhubungan dengan istrinya, dengan maksud agar gairahnya tetap mendidih. Atau, sang istri membayangkan suami di hadapannya sebagai Antonio Banderas.
Periksa, lalu terapi
Jangan remehkan pula bila ada tanda-tanda disfungsi seksual. Segeralah mengunjungi dokter untuk dicarikan penyebabnya dan ditentukan terapinya.
Menghadapi penderita disfungsi ereksi, misalnya, dr. Boyke akan mencari dulu penyebabnya, apakah faktor fisik atau psikis. Kalau fisik misalnya, periksa hormonnya. Apakah ia mengalami andropause, adakah diabetes, kolesterol tinggi, pembesaran prostat, atau lainnya? Begitupun pada wanita. Jika frigid, dia akan menjalani pemeriksaan hormon, adakah kista di kandungannya, atau apakah ada trauma masa lalu lantaran pernah (akan) diperkosa?
Dari pemeriksaan itu, baru terapi bisa dilakukan. Bisa secara medis atau cukup diajak mengobrol. Jika terlalu banyak masalah kejiwaan, dokter akan merujuknya ke psikiater.
Penggunaan obat pun dapat dibenarkan. Bilamana perlu, dr. Boyke akan memberikan vitamin, makanan suplemen, bahkan viagra (khusus untuk pria).
Banyak pula kasus yang berhasil ditangani dengan mengubah pola hidup, seperti berhenti merokok, menghindari kolesterol, berolahraga, atau menurunkan bobot badan. Dengan cara ini separuh pasien sudah bisa sembuh. Separuh lainnya, yang mengidap diabetes, tekanan darah tinggi, stres, disembuhkan dengan bantuan obat-obatan.
Pada wanita, terapi fisik dilakukan dengan pemberian hormon replacement therapy, khususnya buat yang menopause, atau menopause dini dengan profil estrogen yang kurang, agar si wanita lebih bergairah. Ada pula yang perlu pengaturan pola makan, fitness, penurunan bobot badan, atau konsultasi ke ahli akupunktur dan ahli gizi. Terkadang diberi juga obat penenang, atau gel jika pasien merasa sakit saat melakukan hubungan, antibiotik untuk keputihan.
Obat kuat
Diakui dr. Boyke, sekitar 90% pasien pria sudah mencoba obat-obatan lebih dulu sebelum berkonsultasi padanya. Mereka datang ke Mak Erot, minum obat-obatan Cina, atau mencampur Viagra dengan suplemen penambah stamina. Padahal, setelah konsultasi dengan dokter penggemar musik klasik ringan ini, si pasien hanya mengalami kelainan psikologis akibat stres. "Terapinya pun hanya ditambah sedikit olahraga, tambah penenang sedikit. Sudah bagus hasilnya."
Dr. Boyke menyatakan agak prihatin dengan kecenderungan masyarakat mengobati diri-sendiri. Kalau ke dokter, akan dicari penyebabnya, sehingga pengobatannya terkendali, cepat sembuh, dan aman.
Ia menaruh hormat pada obat-obatan tradisional untuk pria, di antaranya obat dari Cina, sanrego dari Sulawesi Selatan, tumbuhan purwaceng di Jawa Tengah, dan pasak bumi dari Kalimantan, "sepanjang obat itu memberi manfaat nyata. Hanya saja, jika ingin berbarengan minumnya, lihat dulu kandungan jamunya. Jangan lupa pula perhatikan label POM dari Depkes kalau membeli jamu instan."
Mengantisipasi adanya produk jamu yang dicampur senyawa kimia, Boyke sering menyarankan agar pasien membuat sendiri jamunya. Salah satu resepnya adalah campuran madu dan telur setengah matang plus jinten, atau campuran lada hitam, telur bebek, jeruk nipis.
Kalaupun lebih menyukai jamu siap saji, pastikan jamu itu telah melewati berbagai uji. "Jamu harus melalui uji praklinis dan klinis (uji manfaat)," jelas dr. Sonia Grania Wibisono. Dengan bukti ilmiah, kualitas jamu itu bisa lebih terjamin. Dalam uji khasiat terhadap KukuBima TL + Tribulus, misalnya, bisa dibuktikan adanya kandungan protodioscin. Dalam tubuh manusia, protodioscin diubah menjadi hormon dehidroepiandrosteron (DHEA), bahan dasar pembentuk hormon testoteron. Protodioscin juga me-ningkatkan lutenizing hormone. Kedua hormon itu berperan penting dalam meningkatkan kualitas hubungan suami-istri.
Bahwa jamu dicurigai dapat merusak lever, dr. Sonia mengingatkan untuk tidak sembarangan minum jamu yang tidak diketahui pasti isinya dan siapa produsennya. "Harus selektif, pilih yang ada daftar komposisinya," tambahnya.
Menurut dokter berwajah fotogenik itu, jamu biasa digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, atau mengobati beberapa gejala, "Sifatnya mirip makanan tambahan atau suplemen. Ada juga yang berfungsi seperti obat, tapi alami. Benar bahwa jamu membuat tubuh berfungsi lebih baik dan tidak membuat ketagihan."
Sejumlah perusahaan jamu besar terus-menerus meningkatkan kualitas produknya. Manfaat dan kemasannya bersaing dengan produk industri farmasi.
Namun, konsumen tetap harus waspada. Banyak merek jamu beredar dengan kemasan dan promosi yang menggugah minat, tapi isinya tak dapat dipertanggungjawabkan. Bukan hanya penyakitnya tak kunjung sembuh, tapi malah muncul ancaman penyakit lain, terutama kerusakan pada lever.
Yang pasti, bukan hanya obat-obatan yang menjamin tercapainya keharmonisan seks dalam rumah tangga. Memperbaiki sikap dan memberi variasi terhadap seks itu sendiri yang malah sering menjadi solusi. Murah, tak berisiko pula.
Sumber : majalah Intisari AGUSTUS 2003
Dia Bohong atau Jujur ?
Mau tahu apakah dia bicara bohong atau jujur? Coba perhatikan gerak tubuhnya. Dari ekspresi dan gerak tubuhnya, Anda bakal tahu kalau dia sedang berdusta.
Mungkin Anda takkan tahu kalau dia sedang berdusta di ujung telepon atau membual dalam surat cinta. Oleh sebab itu, bila ingin tahu apakah dia bicara jujur atau bohong, sebaiknya Anda mengajak dia bertatap muka.
Sekalipun dalam benaknya sudah terangkai kata-kata "mutiara", tak jarang bahasa tubuhnya (secara mendadak) membelot dari kalimat yang mengalir lewat bibirnya. Akibatnya? Ketahuan, deh, kalau dia sedang berbohong.
Coba perhatikan beberapa bagian tubuhnya, kalau ada yang "menyimpang" dari yang seharusnya, maka bisa dipastikan bahwa dia sedang berusaha ngebokisin Anda:
Gelisah. Perasaan ini sering dianggap sebuah indikasi ketidaktulusan. Terlebih jika kegelisahan itu dibarengi dengan ciri-ciri lainnya, seperti bibir dan mulut kering, tenggorokan tercekat, nafas menjadi tak beraturan.
Sikap dan gerak kaki. Orang yang sedang berusaha bohong, biasanya (dengan refleks) akan menyilangkan tungkai kaki secara simultan. Konon, cara ini adalah bentuk pembelaan diri seseorang dari kemungkinan yang bakal menyerangnya.
Orang yang sedang berusaha berdusta, biasanya juga tak bisa diam. Dia akan menggerakan kakinya ke kanan-ke kiri. Hal ini disebabkan perasaan yang tak nyaman dan dia (sebenarnya) ingin mengambil langkah seribu.
Sikap dan gerak tangan. Tangan akan sangat berperan membantu menegaskan maksud dan tujuan yang akan disampaikan sipembicara. Mereka akan menggerak-gerakkan tangan di udara. Tapi tak begitu bila dia sedang berdusta.
Orang yang berdusta biasanya akan menyebunyikan tangan dibalik kantong celana, mendekapkan atau mengepalkan kedua telapaknya. Atau, aktif menyentuh-nyentuh area seputar wajah, dari hidung, dagu bahkan juga kuping.
Gerak mata. Konon, mata lebih jujur dari mulut dan hati seseorang. Lewat indera yang satu ini, kita bisa menggali rahasia seseorang. Orang yang sedang berdusta biasanya menghindari tatapan mata langsung.
Saat berbohong, kedua pupil mata umumnya menjelajah ke mana-mana, ke atas, ke bawah, ke samping. Pokoknya menghindari tatapan langsung lawan bicara yang tengah dibohongi.
Tekanan suara. Rangkaian kata-kata dalam kalimat sudah pasti menjadi the best liars of all. Nggak heran banyak orang tertipu melalui telepon, karena percaya dengan kata-kata dan rayuan yang meyakinkan.
Orang yang sedang berbohong biasanya sedikit bicara. Kalaupun bicara, banyak kalimat yang nggak nyambung, yang berusaha dikoreksinya. Intonasi bicara mereka umumnya menggantung atau ngambang. (imaulana)
Mungkin Anda takkan tahu kalau dia sedang berdusta di ujung telepon atau membual dalam surat cinta. Oleh sebab itu, bila ingin tahu apakah dia bicara jujur atau bohong, sebaiknya Anda mengajak dia bertatap muka.
Sekalipun dalam benaknya sudah terangkai kata-kata "mutiara", tak jarang bahasa tubuhnya (secara mendadak) membelot dari kalimat yang mengalir lewat bibirnya. Akibatnya? Ketahuan, deh, kalau dia sedang berbohong.
Coba perhatikan beberapa bagian tubuhnya, kalau ada yang "menyimpang" dari yang seharusnya, maka bisa dipastikan bahwa dia sedang berusaha ngebokisin Anda:
Gelisah. Perasaan ini sering dianggap sebuah indikasi ketidaktulusan. Terlebih jika kegelisahan itu dibarengi dengan ciri-ciri lainnya, seperti bibir dan mulut kering, tenggorokan tercekat, nafas menjadi tak beraturan.
Sikap dan gerak kaki. Orang yang sedang berusaha bohong, biasanya (dengan refleks) akan menyilangkan tungkai kaki secara simultan. Konon, cara ini adalah bentuk pembelaan diri seseorang dari kemungkinan yang bakal menyerangnya.
Orang yang sedang berusaha berdusta, biasanya juga tak bisa diam. Dia akan menggerakan kakinya ke kanan-ke kiri. Hal ini disebabkan perasaan yang tak nyaman dan dia (sebenarnya) ingin mengambil langkah seribu.
Sikap dan gerak tangan. Tangan akan sangat berperan membantu menegaskan maksud dan tujuan yang akan disampaikan sipembicara. Mereka akan menggerak-gerakkan tangan di udara. Tapi tak begitu bila dia sedang berdusta.
Orang yang berdusta biasanya akan menyebunyikan tangan dibalik kantong celana, mendekapkan atau mengepalkan kedua telapaknya. Atau, aktif menyentuh-nyentuh area seputar wajah, dari hidung, dagu bahkan juga kuping.
Gerak mata. Konon, mata lebih jujur dari mulut dan hati seseorang. Lewat indera yang satu ini, kita bisa menggali rahasia seseorang. Orang yang sedang berdusta biasanya menghindari tatapan mata langsung.
Saat berbohong, kedua pupil mata umumnya menjelajah ke mana-mana, ke atas, ke bawah, ke samping. Pokoknya menghindari tatapan langsung lawan bicara yang tengah dibohongi.
Tekanan suara. Rangkaian kata-kata dalam kalimat sudah pasti menjadi the best liars of all. Nggak heran banyak orang tertipu melalui telepon, karena percaya dengan kata-kata dan rayuan yang meyakinkan.
Orang yang sedang berbohong biasanya sedikit bicara. Kalaupun bicara, banyak kalimat yang nggak nyambung, yang berusaha dikoreksinya. Intonasi bicara mereka umumnya menggantung atau ngambang. (imaulana)
Subscribe to:
Posts (Atom)